{"id":45,"date":"2022-03-23T12:01:19","date_gmt":"2022-03-23T12:01:19","guid":{"rendered":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/?page_id=45"},"modified":"2022-03-23T12:01:19","modified_gmt":"2022-03-23T12:01:19","slug":"kehidupan","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/kehidupan\/","title":{"rendered":"Kehidupan"},"content":{"rendered":"\n<h1 class=\"wp-block-heading\" id=\"firstHeading\">Kehidupan<\/h1>\n\n\n\n<p>bentuk materi yang dapat mengambil energi dari lingkungan untuk replikasi<\/p>\n\n\n\n<p>Kehidupan\u00a0adalah ciri yang membedakan\u00a0objek fisik\u00a0yang memiliki\u00a0proses biologis\u00a0(yaitu\u00a0organisme\u00a0hidup) dengan objek fisik yang tidak memilikinya, baik karena fungsi-fungsi tersebut telah berhenti (karena telah mati) atau karena mereka tidak pernah memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati.[1][2]\u00a0Ilmu yang berkaitan dengan studi tentang kehidupan adalah\u00a0biologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kehidupan hadir dalam berbagai bentuk organisme di Bumi, seperti&nbsp;tumbuhan,&nbsp;hewan,&nbsp;fungi,&nbsp;protista,&nbsp;arkea, dan&nbsp;bakteri. Organisme hidup mengalami&nbsp;metabolisme, mempertahankan&nbsp;homeostasis, memiliki kemampuan untuk&nbsp;tumbuh, menanggapi rangsangan, bereproduksi, dan\u2014melalui&nbsp;seleksi alam\u2014beradaptasi&nbsp;dengan lingkungan mereka dalam generasi berturut-turut. Organisme hidup yang lebih kompleks dapat berkomunikasi melalui berbagai cara. Sifat-sifat umum dari organisme ini yaitu&nbsp;sel&nbsp;berbasis&nbsp;karbon&nbsp;dan air, dengan organisasi kompleks dan informasi genetik yang bisa diwariskan.<\/p>\n\n\n\n<p>Abiogenesis&nbsp;merupakan proses alami ketika kehidupan muncul dari benda tak hidup, seperti&nbsp;senyawa organik&nbsp;sederhana. Hipotesis ilmiah yang berlaku saat ini menjelaskan bahwa transisi dari entitas yang tidak hidup menjadi entitas yang hidup bukanlah sebuah peristiwa tunggal, tetapi proses bertahap yang semakin kompleks. Kehidupan di Bumi pertama kali muncul 4,28 miliar tahun yang lalu, setelah&nbsp;samudera terbentuk 4,41 miliar tahun yang lalu, dan tidak lama setelah Bumi terbentuk 4,54 miliar tahun yang lalu.[3][4]&nbsp;Bentuk kehidupan paling awal yang diketahui adalah mikrofosil bakteri.[5][6]&nbsp;Para peneliti umumnya berpikir bahwa kehidupan saat ini berasal dari&nbsp;dunia RNA, meskipun kehidupan berbasis&nbsp;RNA&nbsp;mungkin bukan kehidupan pertama yang pernah ada.[7][8][9]&nbsp;Percobaan Miller\u2013Urey&nbsp;pada tahun 1952 dan penelitian serupa menunjukkan bahwa sebagian besar&nbsp;asam amino&nbsp;(materi penyusun&nbsp;protein&nbsp;yang digunakan oleh semua organisme hidup) dapat disintesis dari&nbsp;senyawa anorganik&nbsp;dalam kondisi yang dimaksudkan untuk meniru&nbsp;periode awal Bumi. Berbagai molekul organik kompleks ditemukan di&nbsp;Tata Surya&nbsp;dan di&nbsp;ruang antarbintang, dan molekul-molekul ini mungkin menjadi&nbsp;materi awal&nbsp;bagi pengembangan kehidupan di Bumi.[10][11][12][13]<\/p>\n\n\n\n<p>Sejak awal, organisme di Bumi telah mengalami perubahan lingkungan dalam&nbsp;skala waktu geologi. Mereka juga telah beradaptasi untuk bertahan hidup di sebagian besar ekosistem dan kondisi. Beberapa&nbsp;mikroorganisme&nbsp;yang disebut&nbsp;ekstremofil&nbsp;tumbuh di lingkungan ekstrem (secara fisik atau geokimia) yang merusak sebagian besar organisme lain di Bumi. Sel dianggap unit struktural dan fungsional kehidupan. Ada dua jenis sel, yaitu&nbsp;prokariota&nbsp;dan&nbsp;eukariota, yang terdiri dari&nbsp;sitoplasma&nbsp;yang tertutup dalam&nbsp;membran&nbsp;dan mengandung banyak biomolekul seperti protein dan&nbsp;asam nukleat. Sel bereproduksi melalui&nbsp;pembelahan sel, yaitu proses ketika sel induk membelah menjadi dua sel anak atau lebih.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada masa lalu, ada banyak upaya untuk mendefinisikan apa yang dimaksud dengan &#8220;kehidupan&#8221; melalui konsep usang seperti&nbsp;gaya odik,&nbsp;hylemorfisme,&nbsp;generasi spontan, dan&nbsp;vitalisme, yang kini telah dibantah oleh penemuan biologis.&nbsp;Aristoteles&nbsp;dianggap sebagai orang pertama yang mengklasifikasikan organisme.&nbsp;Carolus Linnaeus&nbsp;kemudian memperkenalkan sistem nomenklatur binomial untuk mengklasifikasikan spesies. Belakangan, kelompok dan kategori kehidupan baru ditemukan, seperti sel dan mikroorganisme, yang merevisi struktur hubungan di antara organisme hidup. Meskipun saat ini kehidupan hanya diketahui di Bumi, para ilmuwan berspekulasi akan keberadaan&nbsp;kehidupan ekstraterestrial. Sementara itu,&nbsp;kehidupan buatan&nbsp;merupakan simulasi komputer atau rekonstruksi buatan manusia dalam segala aspek kehidupan, yang sering digunakan untuk memeriksa sistem yang berkaitan dengan kehidupan alami.&nbsp;Kematian&nbsp;adalah berhentinya semua fungsi biologis yang menopang suatu organisme secara permanen sehingga merupakan akhir dari kehidupannya.&nbsp;Kepunahan&nbsp;adalah istilah yang menggambarkan akhir kehidupan dari suatu kelompok atau&nbsp;takson, yang biasanya merujuk pada suatu spesies.&nbsp;Fosil&nbsp;adalah sisa-sisa organisme.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam\u00a0filsafat\u00a0dan\u00a0agama, konsepsi kehidupan dan sifatnya bervariasi. Keduanya menawarkan interpretasi mengenai bagaimana kehidupan berkaitan dengan keberadaan dan kesadaran, dan keduanya menyentuh isu-isu terkait, termasuk sikap hidup, tujuan, konsep\u00a0tuhan\u00a0atau\u00a0dewa,\u00a0jiwa\u00a0atau\u00a0kehidupan setelah kematian.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/id.m.wikipedia.org\/wiki\/Kehidupan\">https:\/\/id.m.wikipedia.org\/wiki\/Kehidupan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehidupan bentuk materi yang dapat mengambil energi dari lingkungan untuk replikasi Kehidupan\u00a0adalah ciri yang membedakan\u00a0objek fisik\u00a0yang memiliki\u00a0proses biologis\u00a0(yaitu\u00a0organisme\u00a0hidup) dengan objek fisik yang tidak memilikinya, baik karena fungsi-fungsi tersebut telah berhenti (karena telah mati) atau karena mereka tidak pernah memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati.[1][2]\u00a0Ilmu yang berkaitan dengan studi tentang kehidupan adalah\u00a0biologi. Kehidupan hadir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-45","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/45","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/45\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/45\/revisions\/46"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}