{"id":35,"date":"2022-03-04T13:24:05","date_gmt":"2022-03-04T13:24:05","guid":{"rendered":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/?page_id=35"},"modified":"2022-03-04T13:24:05","modified_gmt":"2022-03-04T13:24:05","slug":"kebebasan","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/kebebasan\/","title":{"rendered":"Kebebasan"},"content":{"rendered":"\n<h1 class=\"wp-block-heading\" id=\"firstHeading\">Kebebasan<\/h1>\n\n\n\n<p>kemampuan individu untuk memiliki agensi<\/p>\n\n\n\n<p>Kebebasan\u00a0adalah kemampuan untuk melakukan apa yang diinginkan, atau\u00a0hak\u00a0(kekebalan) dengan anugerah dan kelebihan yang dimiliki (yaitu hak istimewa).[1]\u00a0Kebebasan, juga dapat diartikan memiliki kemampuan untuk bertindak atau berubah tanpa batasan. Sesuatu itu &#8220;bebas&#8221; jika dapat berubah dengan mudah dan tidak dibatasi dalam keadaan sekarang. Dalam\u00a0filsafat\u00a0dan\u00a0agama, kebebasan dikaitkan dengan memiliki kehendak bebas dan keberadaan tanpa batasan yang tidak semestinya atau tidak adil, atau perbudakan, dan merupakan ide yang terkait erat dengan konsep kebebasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebebasan&nbsp;secara umum dimasukan dalam&nbsp;konsep&nbsp;dari&nbsp;filosofi politik&nbsp;dan mengenali kondisi di mana&nbsp;individu&nbsp;memiliki kemampuan untuk bertindak sesuai dengan keinginannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam politik modern, kebebasan adalah keadaan bebas dalam masyarakat dari kontrol atau pembatasan berupa penindasan yang diberlakukan oleh otoritas pada berbagai aspek kehidupan, mencakup cara hidup, perilaku, atau pandangan politik seseorang.[2]<\/p>\n\n\n\n<p>Individualis&nbsp;dan konsepsi&nbsp;liberal&nbsp;dari kebebasan berhubungan dengan kebebasan dari individual dari luar keinginan; sebuah prespektif&nbsp;sosialis, di sisi lain, mempertimbangkan kebebasan sebagai distribusi setara dari kekuasaan, berpendapat kalau kebebasan tanpa kesamaan jumlah ke&nbsp;dominasi&nbsp;dari yang paling berkuasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam filsafat, kebebasan melibatkan kehendak bebas, berbeda dengan&nbsp;determinisme.[3]&nbsp;Dalam&nbsp;teologi, kebebasan adalah kebebasan dari pengaruh &#8220;dosa, perbudakan rohani, atau ikatan duniawi&#8221;. Terkadang kebebasan dibedakan menjadi dua makna. Pertama, kebebasan (freedom) berarti kemampuan untuk melakukan apa yang diinginkan dan apa yang memiliki kekuatan untuk dilakukan. Sementara kebebasan (liberty) berarti tidak adanya pembatasan sewenang-wenang, dengan mempertimbangkan hak-hak semua yang terlibat. Dalam pengertian ini, pelaksanaan kebebasan tunduk pada&nbsp;kemampuan&nbsp;dan dibatasi oleh hak-hak orang lain.[4]<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, dalam kebebasan (liberty) diperlukan adanya rasa tanggung jawab yang dibatasi pada aturan-aturan hukum yang berlaku tanpa merampas kebebasan (freedom) orang lain. Kebebasan dapat menunjukkan berkurangnya pengekangan atau kemampuan tak terkendali untuk memenuhi keinginan seseorang. Misalnya, seseorang dapat memiliki kebebasan (freedom) untuk membunuh, tetapi tidak memiliki kebebasan (liberty)&nbsp;untuk membunuh, dikarenakan dapat dianggap merampas hak orang lain untuk tidak disakiti. Kebebasan dapat diambil sebagai bentuk hukuman. Di banyak negara, orang dapat dirampas kebebasannya jika mereka dihukum karena tindakan kriminal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kata &#8220;kebebasan&#8221; sering digunakan dalam slogan-slogan, seperti &#8220;Kehidupan, Kebebasan, dan Pencarian Kebahagiaan&#8221;[5]\u00a0atau &#8220;Kebebasan, Kesetaraan, Persaudaraan&#8221;[6]<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/id.m.wikipedia.org\/wiki\/Kebebasan\">https:\/\/id.m.wikipedia.org\/wiki\/Kebebasan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebebasan kemampuan individu untuk memiliki agensi Kebebasan\u00a0adalah kemampuan untuk melakukan apa yang diinginkan, atau\u00a0hak\u00a0(kekebalan) dengan anugerah dan kelebihan yang dimiliki (yaitu hak istimewa).[1]\u00a0Kebebasan, juga dapat diartikan memiliki kemampuan untuk bertindak atau berubah tanpa batasan. Sesuatu itu &#8220;bebas&#8221; jika dapat berubah dengan mudah dan tidak dibatasi dalam keadaan sekarang. Dalam\u00a0filsafat\u00a0dan\u00a0agama, kebebasan dikaitkan dengan memiliki kehendak bebas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-35","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/35","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/35\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36,"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/35\/revisions\/36"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7hi7.com\/id-id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}